Seperti Ini Cara Kerja Thermal Imaging dan Pengaplikasiannya
Comments Off on Seperti Ini Cara Kerja Thermal Imaging dan Pengaplikasiannya
Seperti Ini Cara Kerja Thermal Imaging dan Pengaplikasiannya

Thermal Imaging Camera (TIC) atau umum juga disebut kamera termografi ialah alat yang biasanya digunakan oleh petugas pemadam kebakaran. Kamera ini membuat petugas mampu melihat area panas melalui asap, kegelapan atau penghalang tembus panas.

Umumnya petugas pemadam kebakaran akan memegangnya pada tangan. Namun, bisa juga memasangnya pada helm. Kamera tersebut mempunyai sifat tahan panas dan air sehingga mampu menerjang bahaya di lokasi kebakaran.

Kamera termografi ini akan mengubah radiasi inframerah menjadi cahaya tampak. Sehingga petugas kebakaran bisa menemukan orang-orang yang terjebak di dalam kebakaran.

Mengenal Lebih Dekat Thermal Imaging Camera 

Kamera termografi mempunyai beragam manfaat, baik untuk perusahaan, industri maupun kalangan umum. Teknologi ini juga banyak dimanfaatkan untuk cek suhu masyarakat ketika masa pandemi. Lantas, sebenarnya teknologi apa ini? 

Thermal Imaging Camera ialah sebuah kamera yang mampu mengubah radiasi inframerah menjadi cahaya tampak. Sehingga mampu mendeteksi panas dan kelembaban tanpa perlu diidentifikasi secara langsung menggunakan mata telanjang.

Anda tidak perlu menyentuh suatu benda secara langsung untuk mendeteksi panas maupun kelembabannya. Hal ini juga berlaku untuk makhluk hidup, jadi tidak perlu menyentuhnya secara langsung.

Oleh sebab itu, teknologi tersebut umum digunakan oleh pemadam kebakaran dalam melihat area panas melalui asap, kegelapan dan penghalang tembus panas. Teknologi tersebut juga umum dimanfaatkan polisi melalui helikopter untuk menangkap tersangka ketika malam hari.

Ketika di stasiun cuaca, Thermal Imaging dimanfaatkan untuk mendeteksi datangnya badai maupun angin topan. Sementara dalam bidang medis dimanfaatkan untuk mendiagnosis beragam gangguan maupun penyakit.

Sementara dalam lingkungan industri, alat tersebut umumnya dimanfaatkan untuk mengurangi risiko kerusakan atau kebakaran. Biasanya risiko tersebut terjadi karena overheating, korsleting dan masalah lainnya.

Melihat ke belakang, mari mengenali sejarah kemunculan teknologi tersebut. Teknologi Thermal Camera dimulai pertama kali ketika tahun 1960 oleh Sir William Herschel, seorang astronot yang menjadi penemu cahaya inframerah.

Sementara ketika tahun 1860, Samuel Pierpont Langley, seorang astronom Amerika menjadi penemu bolometer. Bolometer ialah alat pengukuran radiasi inframerah atau thermal.

Beralih ke tahun 1929, seorang fisikawan Hongaria bernama Kalman Tihanyi menghadirkan kamera televisi elektronik inframerah. Televisi tersebut bisa menangkap gambar thermal.

Mengamati Cara Kerja Thermal Camera

Setelah menyimak sedikit sejarah dan pengertiannya, mungkin sudah tergambar kira-kira seperti apa cara kerjanya. Namun, supaya lebih detail, mari menyimak penjelasan cara kerjanya.

Thermal Imaging bekerja dengan mengubah cahaya inframerah menjadi sinyal listrik. Jadi, setiap benda pasti memancarkan radiasi sinar inframerah. Hal tersebut menjadi salah satu cara bagaimana panas berpindah.

Ketika suatu benda menghasilkan radiasi inframerah semakin besar, maka menunjukkan bahwa benda tersebut semakin panas. Jadi, kamera termografi mampu menangkap radiasi tersebut lantas mengubahnya menjadi gambar yang dapat dilihat oleh mata.

Kamera termografi mampu menangkap radiasi dalam kondisi terang maupun gelap. Jadi, meskipun keadaannya gelap, alat tersebut masih mampu menangkap radiasinya dan mengubahnya menjadi gambar.

Pada bagian dalam kamera termografi, ada sebuah alat pengukur kecil yang mampu menangkap radiasi inframerah, namanya ialah microbolometers. Setiap piksel mempunyai satu microbolometer yang tugasnya mencatat suhu. 

Lantas, tugasnya akan dikirimkan ke piksel untuk menjadikan warnanya sesuai dengan standar. Standar umum warnanya ialah rona kuning-oranye yang ditampakkan terkait objek lebih panas. 

Ketika objek dingin, maka penampakan hasilnya adalah warna biru atau ungu. Akan tetapi, ada juga sejumlah kamera termografi yang memakai skala abu-abu. Misalnya pada helikopter polisi yang tujuannya untuk membuat tersangka tampak lebih menonjol.

Sementara dari segi resolusi tergolong lebih kecil atau rendah dibandingkan dengan TV modern. Biasanya resolusi paling tinggi dari alat ini adalah 640×480. Ketika resolusinya semakin tinggi, tentu pengukuran targetnya jauh lebih tepat dan akurat.

Selain berguna dalam mendeteksi panas, kamera termografi juga berguna untuk mendeteksi kelembaban. Misalnya saja kelembaban bangunan yang informasinya diperlukan oleh para kontraktor untuk mempertimbangkan kekuatan struktural bangunan.

Bentuk Pengaplikasian Thermal Camera

Kamera termografi banyak diaplikasikan dalam berbagai hal. Misalnya terkait kabel listrik dan mesin. Mari menyimak contoh pengaplikasiannya di bawah ini.

  1. Electrical Wiring Maintenance 

Koneksi kabel listrik melibatkan hubungan fisik antara kabel dengan beragam sambungan. Kemudian ada juga sambungan dengan peralatan listrik. Ketika sambungan listrik dalam kondisi baik, maka nilai hambatan listrik pada sambungannya ialah rendah. 

Efisiensi listrik dapat dinilai dari hambatan sambungan. Ketika listrik melalui hambatan, sebagian dayanya menghilang. Energi yang menghilang lantas berubah menjadi panas. Saat kualitas sambungan kabelnya menurun, maka panasnya akan meningkat.

Ketika hambatan meningkat, sambungan kabel akan mengalami ohmic heating. Jadi, Thermal Imaging Camera akan digunakan untuk menemukan titik lokasi panas (hot spots) di panel listrik maupun pengawatan kabel.

  1. Maintenance di Instalasi Mekanikal 

Instalasi di mesin mekanis membutuhkan tingkat presisi bagus. Kalau tidak, akan terjadi gangguan pada mesinnya. Misalnya berupa getaran berlebihan atau tekanan bergelombang. 

Melalui kamera termografi bisa menemukan panas yang muncul oleh gaya seperti gesekan. Jadi, alat tersebut akan membantu dalam memantau kesehatan mesin maupun alat mekanik lainnya.

  1. Pemantauan Peralatan 3 Phase

Peralatan listrik 3 phase dihubungkan dengan sumber listrik mengandalkan 3 kabel. Setiap arus yang mengalir di kabelnya mempunyai nominal sama. Jadi, apabila ada nilai arus atau ketegangan yang tidak seimbang pada phase bisa diketahui dari kamera termografi.

Lantas, apabila Anda memerlukan kamera termografi, baik itu untuk keperluan apa saja, jangan membelinya sembarangan. Temukan produk terbaik hanya di PT Darma Sakti Adisaputra. Silahkan menghubungi nomor WhatsApp 08112444828.Kamera termografi merupakan salah satu alat yang berguna dalam mendeteksi panas dan kelembaban secara lebih efektif. Thermal Imaging juga dapat dimanfaatkan untuk berbagai bidang mulai dari perusahaan, industri hingga kalangan umum.