| Mode Osiloskop |
|
|
|
|
|
|
|
|
190-062 |
190-102 |
190-202 |
190-502 |
190-104 |
190-204 |
190-504 |
| Defleksi vertikal |
| Jumlah saluran |
2 |
2 |
2 |
2 |
4 |
4 |
4 |
| Bandwidth |
60 MHz |
100 MHz |
200 MHz |
500 MHz |
100 MHz |
200 MHz |
500 MHz |
| Waktu naik |
5,8 ns |
3,5 ns |
1,7 ns |
0,7 ns |
3,5 ns |
1,7 ns |
0,7 ns |
| Jumlah input osiloskop |
2 saluran input ditambah pemicu eksternal |
4 saluran input |
| Arsitektur saluran |
Semua input terisolasi sepenuhnya dari satu sama lain dan dari ground. Input dapat diaktifkan dalam semua kombinasi. |
| Kopling input |
AC atau DC, dengan indikator level ground |
| Sensitivitas input |
Dengan probe 10:1, 20 mV hingga 1000 V/div
Dengan probe 100:1, 200 mV hingga 10 kV/div
Langsung (1:1), 2 mV hingga 100 V/div |
| Pembatas bandwidth |
20 MHz dan 10 kHz |
| Polaritas |
Normal, Inverted, Variabel |
| Tegangan input |
Berperingkat CAT III 1000 V/CAT IV 600 V, lihat Spesifikasi Umum untuk informasi lebih lanjut |
| Resolusi vertikal |
8 bit |
| Akurasi pada 4 s hingga 10 us/div |
5 mV/div hingga 100 V/div, ±(1,5% + 6 hitungan)
2 mV/div, ±(1,5% + 10 hitungan) |
| Masukan impedansi |
1 MΩ (± 1%) // 15 pF (± 2,25 pF) |
| Horizontal |
| Laju sampling realtime maksimal (sampling secara bersamaan) |
625 MS/dtk
(setiap saluran) |
1,25 GS/dtk (setiap saluran) |
2,5 GS/dtk (setiap saluran) |
5 GS/dtk (saluran tunggal) atau
2,5 GS/dtk (saluran ganda) |
1,25 GS/dtk (setiap saluran) |
2,5 GS/s (2-sal)
1,25 GS/s (4-sal) |
5 GS/dtk (saluran tunggal) atau 2,5 GS/dtk (2 saluran) atau 1,25 GS/dtk (4 saluran) |
| Panjang rekaman |
Hingga 10.000 sampel per saluran |
| Rentang basis waktu |
10 ns/div
hingga 4 s/div |
5 ns/div
hingga 4 s/div |
2 ns/div
hingga 4 s/div |
1 ns/div
hingga 4 s/div |
5 ns/div
hingga 4 s/div |
2 ns/div
hingga 4 s/div |
1 ns/div
hingga 4 s/div |
Basis waktu dalam urutan 1-2-4
Pengaturan pembagian/waktu lebih lambat menggunakan mode Roll ScopeRecord™ (lihat ‘Mode perekam’) |
| Panjang rekaman maksimum |
10.000 sampel per saluran dalam mode scope
30.000 titik per saluran dalam mode Roll ScopeRecord™ (lihat ‘Mode perekam’) |
| Akurasi penentuan waktu |
± (0,01% pembacaan + 1 piksel) |
| Penangkapan glitch |
8 ns (10 µs/div hingga 2 min/div) |
| Layar dan akuisisi |
| Layar |
LCD berwarna dengan kecerahan tinggi 3,5 mm x 90 mm (5,3 in. X 133 in.) |
| Mode tampilan |
Berbagai kombinasi saluran: on/off rata-rata; pemutaran ulang. |
| Lebar layar yang tampak |
12 pembagian secara horizontal dalam mode scope |
| Mode persistensi digital |
Mode off/pendek/sedang/panjang/tak hingga dan selubung |
| Matematika bentuk gelombang |
Satu operasi matematika (190-xx2) atau dua operasi matematika (190-x04) di 2 saluran input (A dan B, C dan D): tambah, bagi, kali; mode X-Y; Spektrum Frekuensi menggunakan FFT |
| Mode akuisisi |
Normal, Rata-rata, Otomatis, Bidikan Tunggal, ScopeRecord™ roll, penangkapan glitch, perbandingan bentuk gelombang dengan “Pengujian Lolos/Gagal”; Pemutaran ulang |
| Trigger dan delay |
| Sumber |
Input A, B, atau Eksternal (via input meter) |
Input A, B, C, atau D |
| Mode |
Otomatis, tepi, Lebar Pulsa, N-Cycle, Eksternal (190-xx2) |
| Connect-and-View™ |
Pemicuan otomatis canggih yang mengenali pola sinyal, yang secara otomatis mengatur dan terus menyesuaikan pemicuan, basis waktu, dan amplitudo. Secara otomatis menampilkan bentuk gelombang stabil dari sinyal kompleks dan dinamis seperti penggerak motor dan sinyal kontrol. Bisa dimatikan jika lebih dikehendaki. |
| Pemicuan lebar pulsa (di saluran A) |
Lebar pulsa dengan kualifikasi berdasar waktu
Memungkinkan pemicuan <t, >t, =t, ≠ t, di mana t bisa dipilih dalam langkah minimal sebesar 0,01 div atau 50 ns |
| Penundaan waktu |
1 layar penuh berupa tampilan pra-pemicu atau hingga 100 layar (=1200 pembagian) dari penundaan pasca-pemicu |
| Pemicuan slope ganda |
Pemicu di tepi naik dan turun sekaligus |
| Pemicuan N-siklus |
Pemicu pada kemunculan ke-N dari sebuah peristiwa pemicu; N akan diatur dalam rentang 2 hingga 99 |
| Penangkapan 100 layar secara otomatis |
| Saat dalam mode osiloskop, instrumen SELALU mengingat 100 layar terakhir—tidak diperlukan penyetelan pengguna spesifik. Saat terjadi anomali, tombol REPLAY bisa ditekan untuk melihat urutan lengkap kejadian layar berulang kali. Instrumen bisa disetel untuk pemicuan di glitch atau anomali berselang dan akan beroperasi dalam mode “baby-sit” yang merekam 100 peristiwa yang telah ditentukan. |
| Putar ulang |
Putar ulang manual atau terus-menerus. Menampilkan 100 layar yang diambil berupa animasi “hidup”, atau dalam kontrol manual. Setiap layar memiliki keterangan tanggal dan waktu. |
| Penyimpanan pemutaran ulang |
Sepuluh unit yang masing-masing terdiri dari 100 layar bisa disimpan di penyimpanan internal untuk nantinya dimunculkan lagi dan dianalisis. Penyimpanan langsung dari unit tambahan di drive memori flashdisk eksternal melalui port host USB. |
| FFT—analisis spektrum frekuensi |
| Menampilkan konten frekuensi bentuk gelombang osiloskop menggunakan Fast Fourier Transform |
| Window |
Otomatis, Hamming, Hanning, atau Tidak Ada |
| Window otomatis |
Secara digital melakukan sampling ulang bentuk gelombang yang diperoleh untuk mendapatkan resolusi frekuensi optimal dalam resultan FFT. |
| Skala vertikal |
Linear/Logaritmik (dalam volt atau ampere) |
| Sumbu frekuensi |
Rentang frekuensi secara otomatis diatur sebagai fungsi rentang basis waktu osiloskop |
| Perbandingan bentuk gelombang dan pengujian lolos/gagal |
| Perbandingan bentuk gelombang |
Menyediakan penyimpanan dan tampilan bentuk gelombang referensi untuk perbandingan visual dengan bentuk gelombang yang baru diperoleh. Referensi didapatkan dari bentuk gelombang yang diperoleh dan bisa dimodifikasi dalam osiloskop. |
| Pengujian Lolos/Gagal |
Dalam mode perbandingan bentuk gelombang, osiloskop bisa disiapkan untuk menyimpan hanya bentuk gelombang yang cocok (“Lolos”) atau yang tidak cocok (“Gagal”) dari bentuk gelombang yang diperoleh, dalam cadangan memori pemutaran ulang untuk analisis lebih lanjut. |
| Pengukuran osiloskop otomatis |
| V dc, V ac rms, V ac+dc, Vpeak maks, Vpeak min, Vpeak to peak, A ac, A dc, A ac+dc, frekuensi (in Hz), waktu naik (menggunakan kursor), waktu turun (menggunakan kursor), Power Factor (PF), Watt, VA, VA reaktif, fase (antara 2 input A&B atau C&D), lebar pulsa (pos./neg.), siklus tugas (pos./neg.), suhu °C, suhu °F (tidak untuk Jepang), dBV, dBm ke dalam 50 I dan 600 I, VPWM ac dan VPWM (ac+dc) untuk pengukuran pada penggerak pulse width modulated motor (PMW) dan inverter frekuensi, rasio V/Hz; |
| Fungsi penggerak motor dan daya tingkat lanjut |
Rasio V/Hz, Power Factor (PF), Watt, VA, VA reaktif, V-PWM (ac) dan V-PWM (ac+dc) untuk pengukuran pada pulse width modulated motor (PMW) dan inverter frekuensi |
| Pengukuran kursor |
| Sumber |
Pada berbagai bentuk gelombang input atau pada bentuk gelombang resultan matematika (kecuali mode X-Y) |
| Garis horizontal ganda |
Tegangan pada kursor 1 dan pada kursor 2, tegangan antar kursor |
| Garis vertikal ganda |
Waktu antar kursor, 1/T antar kursor (dalam Hz), tegangan antar penanda, waktu naik dengan penanda, waktu turun dengan penanda; Vrms antar kursor, Watt antar kursor. |
| Garis vertikal tunggal |
Tegangan Min-Maks dan Rata-rata pada posisi kursor; frekuensi dan nilai-rms komponen frekuensi individual dalam Resultan FFT |
| Fungsi tingkat lanjut |
mA*s (arus-sejalan-waktu, antar kursor); V*s (tegangan sejalan waktu, antar kursor); W*s (energi, antar kursor) |
| ZOOM |
Mulai dari gambaran umum rekaman secara penuh hingga sampai pembesaran, hingga level sampel, pada semua panjang rekaman. |
Customer reviews
Reviews
There are no reviews yet.
Write a customer review